Saturday, January 16, 2010, 2:22 PM
my wants and needs
gue galau gara-gara nonton film Hari Untuk Amanda!
kemaren gw nonton Hari Untuk Amanda berdua sama della di PIM akibat sifat impulsif kami berdua seusai konsultasi dengan PA (Pembimbing Akademik) di kampus UI
yang pada mikir kalo film ini cuma kayak film Indonesia kayak FTV lainnya.. berarti anda sependapat dengan saya. tadinya gw juga mikir ah ni film kemasannya kok biasa aja ya? lagian drama romansa gitu kan banyak
ternyata pas di Twitter banyak yg bilang kalo Hari Untuk Amanda itu bagus. well, itulah kedahsyatannya word-of-mouth yaa. apalagi buat gw yang sangat mudah terinfluence sama mainstream yang ada.
trus akhirnya gw baru tau kalo yang jadi music directornya tu Andhika Triyadi aka Jujun aka senior gw yang anak band. wahh hebattt :D
dan gw baru tau juga kalo ni film sempet tertunda penayangannya, jadi sebenernya udah ada dari April 2009.
untuk sinopsis, coba main-main ke
sini deh.
gw lebih suka poster yang kuning dan cuma ada gambar tangannya itu doang sih sebenernya. tapi entah kenapa ga ada di Google. mungkin udah diapus?
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
What is your perfect day?
For Amanda Umbara (Fanny Fabriana) it’s an easy question. For Amanda her perfect day will be her wedding day . She’s in a state of her excitement to prepare the “Holy day” to be a very perfect one fine day that she’ll keep it for the rest of her life. Meanwhile her future husband named Doddy (Reza Rahadian) keeps his mind busy with his office things. All he cares about is how to manage every single things in his office to be done before the wedding day without noticing that Amanda needs him to prepare all little tiny things about the wedding preparation. All of the sudden in early morning someone’s ring a bell on her house. She’s open the door and no one’s there but she find a blue box that she’s already knows who’s the one send it for her. She’s bruises, tangled up with her mind passing her bitter good old days with her Ex long term relationship boyfriend named Hari (Oka Antara).
That day she’s make up her mind that she’s going to have a closure day to let herself away from Hari by visiting him and asked him to have a day trip by sending her wedding invitations to all her closest relatives so that Hari will understand that this wedding is so important for her life. So many things to be done in one day to prepare the wedding itself such as food trial and full fill the agreement to fit in their wedding dress and wedding suit. But then again Doddy cancelled the appointment with the Bridal’s boutique. Unexpectedly Amanda asks Hari to fit in Doddy’s wedding suit. Since that minutes unpredictably Hari takes her to a time tunnel of their past by visiting their Senior high school and let her knows that he is the one she should marry. It’s a tremendous one-day journey with Hari that makes Amanda stuck in reverse and she’s too in love to let it go. What’s Amanda heart desire?
It’s not a story about romance itself. It’s a heartfelt story knowing that relationship is not only a matter of Love. It’s when your heart desire facing the pragmatic thoughts.
(copied from Facebook Group: Film Hari Untuk Amanda)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
nah setelah gw nonton film ini (sorry, bakalan ada spoiler ya readers)
endingnya bener-bener ga sesuai dugaan gw. tadinya sejalan dengan filmnya, gw kira Amanda bakal balikan sama Hari, tapi jeng jeng ternyata tidak saudara-saudara. sumpah gw sedih ngeliat Hari-nya.. pertanyaan di benak gw cuma satu: kenapa Amanda lebih milih Doddy?
pertanyaan ini retoris sebenarnya, karena saya sudah mempunyai jawabannya sendiri. ya liat aja sifat Hari yang masih ga jelas juntrungannya, santai kayak di pantai, selow kayak di pulaw. maannn, hari gini perempuan mana ada sih yang mau digantungin dengan masa depan yang ga jelas kayak gitu? gw inget sama kata-kata Amanda di mobil pas adegan terakhir2:
Amanda: "Aku harus milih. Mana yg aku butuhin. Mana yang aku pengenin. Klo sama kamu selalu 'liat nanti'. Aku butuh Doddy."
buat cowo-cowo di luar sana yang setipe sama Hari: wake up! lo harus tau prioritas di hidup lo apa. bikin target buat masa depan lo. jangan terus-terusan hidup luntang-lantung ga jelas arahnya.. intinya, wanita butuh kepastian. kepastian hati. tentang memilih. tentang satu hari terbaik dalam hidup. jangan sampe ada penyesalan di kemudian hari :)
film ini bikin gw mikir. bukan maksudnya filmnya terlalu sudah dipahami apa gimanaa.. tapi setelah nontonnya. karena cerita disini sangat mungkin terjadi di kehidupan kita semua. suatu hari nanti kita akan married. menikah. membuka lembaran baru bahtera rumah tangga (tuh kan bahasa gw jadi berat gini). dan ini adalah dilema. dimana kita butuh untuk memastikan sesuatu, apalagi yang namanya hati. dan itu gak gampang.. semoga kelak gw bisa nemuin orang yang bener-bener tau apa yang gw butuhin, gak sekedar apa yang gw pengenin. might it be you, dear Mr. Right?
regards,
syenasha
Labels: feeling, friends, love, movie, story
BACK TO TOP