Wednesday, July 20, 2011, 10:11 PM
New Exxxcitement in Town - IYC
Halo blog.. Nice to meet you again..
I kinda writing some spacey (and also 'spicy') stuff tentang event keren yang baru-baru ini gw ikutin, yakni IYC (Indonesian Youth Conference) tanggal 16 Juli 2011 di Upper Room Wisma Nusantara. Apa sih itu IYC? *yang ngaku anak muda Jakarta yang gaul tapi gak tau IYC.. sungguh t-e-r-l-a-l-u. Monggo langsung cek web mereka aja >
http://indonesianyouthconference.org/
-the @IndonesianYouth's mighty logo-
Jadi, udah pada tau kan, kalo IYC tuh kayak seminar gitu yang isinya anak-anak muda dengan materi-materi yang tentunya melibatkan peran dan pemikiran anak muda. Contohnya: yang gw ikutin adalah sesi Pendidikan, Media, Kreativitas, dan Sudut Pembaharuan. Selain itu juga masih banyak lagi topik seminar yang berjalan seiringan.
Tujuan gw ngepost soal IYC ini adalah untuk berbagi aja sih sebenernya tentang ilmu apa aja yang gw dapetin di acara ini. Sebenernya tadinya pengen live twit (bikin kultwit gitu panjang-panjang hihi, tapi sayangnya ga bisa ngetwit disana. Sinyalnya ke-block. Hiksss..) Dan daripada gw simpen sendiri, enakan juga pinternya rame-rame ya ga.. O:)
Here we gooo...
Di sesi 0, ada Bpk. Anies Baswedan yg memberi kata pengantar untuk pembukaan IYC. Dia bilang, "Pendidikan adalah tugas konstitusional Indonesia, tapi mendidik adalah tugas orang-orang yang terdidik."
Sesi 1, tema Pendidikan menghadirkan dua pembicara, yakni Mbak Anindhita dari Sakola Rimba di Jambi dan Bu Najeela Shihab dari Sekolah Cikal. Beberapa quotes yang gw tangkap dari seminar kemarin:
"Sekolah harus merepresentasikan kehidupan nyata. Sekolah yang tidak demikian, contohnya: sekolah agama (karena pada kenyataannya pada kehidupan bermasyarakat manusia harus berinteraksi dengan orang dari berbagai agama)."
"There is a great difference between knowing a thing and understanding it." -Charles Kettering
"Pelajaran yang didapat di sekolah (mis. Sejarah), sifatnya masih 'worth familiar with' bukan 'enduring understanding'. Kita hanya mengetahui kejadian apa yang terjadi, kapan waktunya, dan siapa saja yang terlibat, namun kita tidak dijelaskan mengenai penyebab mengapa hal tersebut terjadi dilihat dari beberapa sudut pandang."
"Penjurusan di sekolah itu menjerumuskan. Karena sebenarnya semua bidang ilmu itu berkaitan."
"Creativity comes from a disciplined mind."
"Expertise are transferable. Karena expertise itu attitude, bukan knowledge."
"Secret weapon for better learning: low stress, enough sleep, plenty of exercise."
Sesi 2, tema Media dengan pembicara Mbak Najwa Shihab dan Putra Nababan. Quotes yang gw catet dari seminar mereka:
"Melek media adalah kemampuan memilah informasi yang sesuai buat kita."
"Terhadap ke'lebay'an media, yang diperlukan adalah kontrol dari pranata sosial dan juga melek media dari masyarakat sebagai konsumen media."
"Internet itu kecepatan. Kalau kita mau mendapat informasi yang disertai dengan pemahaman konteks hanya bisa didapat dari surat kabar."
"Modal untuk menjadi wartawan: rasa ingin tahu yang tinggi -> sebagai filter. Step: wawancara, konfirmasi ke sumber lain, riset."
"Share dan rating menjadi patokan dan kontrol, namun bukanlah Tuhan (dalam pertelevisian)."
"Yang menjadi tantangan terbesar pers sekarang bukan lagi penguasa (seperti pada jaman orba atau di Cina), melainkan industrinya atau media ownershipnya. Di satu sisi, media sebagai watchdog namun juga merupakan industri. Bagaimana kita menyeimbangkan antara komersialisasi/ekonomi dengan idealisme industri."
"Media yang netral? Mimpi. Tidak ada media yang netral. Dan tidak mungkin 100% objektif. Semua orang punya kecenderungan dan preferensi tertentu."
"Sukses itu kerja keras dan bisa memberi manfaat untuk orang lain, bukan popularitas semata-mata."
Sesi 3, tema Kreativitas bersama Joko Anwar dan Mirwan Andan. Ini sesi tersantai dan terguyon sepanjang hari di IYC :))). Quotesnya antara lain:
"Uniqueness = indispensable (tidak tergantikan)."
"Kreativitas tidak terbatas hanya untuk seni tapi untuk semuanya."
"How to be creative:
- Summoning ideas (be info junkie)
- Refuse to be a cliche
- Refuse to take the easy way
- Listen to advices but dont listen to everybody
- Put hours in it
- Be a child (dont be afraid to experiment)
- Do it from the heart
---> always according to our GPS (Goal - Planning - Strategy)"
"Be perceptive: Kita bisa menempatkan diri kita dalam posisi orang lain. Put yourself in other people's shoe."
Sesi 3, tema Sudut Pembaharuan.
Gw ga nyatet banyak disitu, tapi yang gw simpulkan adalah, bertindaklah untuk melakukan suatu perubahan. Disitu pembicaranya ada Bpk Budi Soehardi yang mantan pilot Indonesia sekarang tinggal di Singapura, dia prihatin dengan kondisi bayi-bayi di Timor, kemudian dia mendirikan rumah asuh untuk yatim piatu, menyekolahkan mereka, hingga menjadikan Timor swasembada beras. Hal tersebut membuktikan bahwa masih ada orang yang peduli dan berjiwa besar terhadap nasib saudara-saudara kita yang kurang beruntung tersebut, dengan bertindak atas inisiatif sendiri, dan tidak perlu menunggu pemerintah. Semoga kita semua bisa seperti Bpk Budi itu yah. Very inspiring and he's truly a hero!
***
Tuh kan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari seminar ini. Gw (jujur aja gw disini ngerasa paling tua karena rata-rata pesertanya tuh masih kuliah ato SMA, lah gw udah lulus kuliah gini hihihi) jd ngerasa kuliah lagi loh tapi yg jelas lebih fun dan exciting karena diajarin langsung sama dewa-dewanya ilmu pengetahuan disini :D Gw sangat bersyukur bisa ikutan IYC, sama sekali ga nyesel agak menunda pergi ke Puncak sama keluarga (terpaksa pulang cepet jam 7 dari IYC dan melewatkan Surprise Session, Malam Kebudayaan, dan TTATW demi nyusul acara keluarga di Puncak) karena di IYC gw jadi dapet temen-temen baru dan pengalaman baru juga. Alhamdulillah :)
Me with goodiebag from IYC. Captured by Rena, temen baru dari UGM :D
Happy holiday people.. and for me, happy being jobseeker! xD
Warm regards,
Syenasha
PS: Follow me @swhanez
Also my tumblr: syenasha.tumblr.com
Labels: conference, event, youth
BACK TO TOP